Shop

KIAT MENGELOLA STRES MENGGUNAKAN HYPNOTERAPI EDISI REVISI

Manusia, tidak luput dari dera permasalahan. Tidak semua permasalahan yang dialami manusia sama dan tingkat intensi-tas dan bebannya juga tidak akan sama. Namun dapat dipasti-kan bahwa semua manusia akan mengalami apa  yang dise-but dengan “STRES”.

Stres merupakan salah satu yang dialami dan dirasa-kan oleh manusia sebagai mahluk Tuhan. Walaupun manusia yang senantiasa lebih unggul dari mahluk-mahluk ciptaan Tuhan yang lain, karena manusai diberi akal, sehingga dari dirinyalah segala permasalahan dapat dipecahkan dan bahkan dicipta-kan, akan tetapi manusia harus berhadapan dan berbaur dengan lingkungan disekelilingnya, sehingga mau tidak mau manusia harus menyesuaikan atau menolak atas dampak lingkungan. Dengan demikian, lingkungan dapat bersahabat atau tidak kemungkinan dapat menjadi penyebab stres baik langsung maupun tidak langsung, dengan memunculkan berbagai bentuk stres.

Hipnoterapi merupakan salah satu bentuk terapi yang mengutamakan sisi psikologis, mengingat dalam hipnoterapi hampir sebagian besar menggunakan sugesti sebagai alat untuk menterapi seseorang. Metode Hypnotherapy bukanlah suatu metode ajaib, yang dapat serta merta secara mudah “merubah pikiran” seseorang, walaupun Sugesti diberikan dalam kondisi Trance yang dalam (Somnambulism). Sugesti yang “tidak kompatibel” dengan sistem nilai yang terdapat da-lam diri Client, tidak  akan  dapat  bertahan  lama.  Hal  ini  di-sebabkan otak manusia menerima lebih dari segala data yang dia perhatikan. Hal ini mendasarkan pada indera manusia yang akhirnya diterima di otak dengan lebih dari empat miliar saraf setiap detiknya Setiap orang akan merasa sadar atau tidak sadar dengan apa yang dialaminya, sehingga dengan menum-puknya beban yang dihadapi dan dipikirkan oleh manusia me-nyebabkan stress mendera.

Era kesenjangan menjadi salah satu pencetus munculnya stres. Tuntutan demi tuntutan terus muncul bersamaan dengan berkembangnya waktu. Krisis global merambah hampir kese-luruh bidang, baik bidang pekerjaan maupun bidang lain yang terkait. Selai itu masalah pemutusan hubungan kerja terjadi dimana-mana karena para pengusaha menyesuaikan antara pendapatan dengan biaya–biaya yang harus dikeluarkan. Itu semua akhirnya berdampak pada individu karena individu adalah merupakan anggota suatu organisasi.

 

 

Category:

Additional information

Halaman

viii + 128 hlm., 15,5 × 23 cm

Penerbit

Universitas Semarang Press

Penulis

Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog

Tahun Terbit

2025